Rabu, 12 Mei 2010

Dibalik Gerbang

Kokoh berdiri bangunan tinggi besar, bagus warnanya. Isinya sekumpulan remaja labil yang ingin pintar. Saban hari datang bawa buku, pulang bawa ilmu (kalau yg benar) kadang-kadang tidak pulang, bertemu teman-teman dulu, ngobrol membicarakan hal-hal yang penting sampai tidak penting, dasar remaja.

Dibalik besi-besi tinggi besar terlihat elok dari luar. Terpelajar, rapih, bersih. Tidak ada cacatnya. Pasti di dalam juga sama. "Kalau saya punya anak, akan saya sekolahkan disitu saja ah. Pasti bakal jadi orang".
Masa sih?

Agak sedikit terkekang (menurutku) disini. Seperti tidak ada alasan bagi yg terlambat, kami bukan terlambat pak guru. Cuma kurang cepat. Kami dikumpulkan dibelakang berdiri lamaaaa sekali. Dijemur matahari. Bagaimana kalau ceritanya "saya terlambat karena tadi jantung ibu saya kumat"
apa masih disuruh berdiri lalu menahan sesak dada karena ingin menangis memikirkan "ibu bagaimana ya? Rugi juga waktukku. 2 jam kehilangan ilmu.
aku berdiri menahan malu. malu tauu"

Lain cerita lagi hmmm dengan sekumpulan orang-orang gila poin berseragam rapi.
"HAI MANA IKAT PINGGANGMU!! MASUKAN BAJUMU!! KENAPA SEPATUMU TIDAK HITAM!!"

bagaimana kalau ceritanya begini "saya beli ikat pinggang dari sini, diberi yg rusak. saya harus membeli lg yg baru untuk dapat ikat pinggang yg tidak rusak" yak, contoh korupsi kecil.

"sepatu hitam saya rusak, bapak belum ada uang untuk beli yg baru. jadi saya pakai dulu yg bukan hitam"

Heyy tapi tidak ada alasan tauuuu. Namanya melanggar ya melanggar. Ya sudah tertulislah nama dengan pelanggaran. Nanti kita berlomba-lomba mengumpulkan poin. Bagi yg sudah banyak, nanti disidang. Sudah seperti dipenjara. Orangtua nanti datang membela putra-putri mereka tapi kebanyakan malah ikut-ikutan, "sudah hukum saja anak ini"

Di lain kisah, seorang yg tidak mengerti, dipaksa mengajar. Yg ahli justru dibiarkan. "sudah mengerti apa kalian? duduk, catat dan belajar saja!!"

bagi yg wanita, jangan terlalu dekat dengan laki-laki!
bagi yg laki-laki, jangan terlalu dekat dengan wanita!
masukkan bajumu!
mana ikat pinggangmu!
bagi yg laki-laki kenapa rambutmu panjang!
kamu terlambat!
kenapa kamu remed!
kamu melanggar ini!
kamu melanggar itu!
kamu harus ini!
kamu harus itu!"

HEY KAMU HARUS NURUT!! TIDAK ADA ALASAAAAAAAAN!!!


kami bukan terlambat pak, cuma kurang cepat.